Petugas Berhasil Evakuasi Dua Pekerja Terluka Tertimpa Marmer di Karet Tengsin, Jakarta Pusat

Jakarta, 3 Februari 2025—Dua pekerja tertimpa marmer saat menurunkan material dari truk kontainer. Tempat kejadian berlokasi di Jalan Karet Pasar Baru Barat V, RT.09/RW.02, Kelurahan Karet Tengsin, Kecamatan Tanah Abang,

Jakarta, 3 Februari 2025—Dua pekerja tertimpa marmer saat menurunkan material dari truk kontainer. Tempat kejadian berlokasi di Jalan Karet Pasar Baru Barat V, RT.09/RW.02, Kelurahan Karet Tengsin, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat. Insiden terjadi ketika truk bermuatan marmer tersebut yang berada di jalan menurun, sehingga menyebabkan penyangga marmer patah dan menimpa dua pekerja, yakni T (30) dan D (29).Petugas Penyelamat Sektor Tanah Abang menerima laporan dari karyawan Hotel Sudirman Hill yang berada di sekitar lokasi.

Menindaklanjuti laporan tersebut, unit dan personel segera dikerahkan ke tempat kejadian dengan dukungan dari Pusat Krisis dan Kegawatdaruratan Kesehatan Daerah (PK3D), serta TNI. Operasi penyelamatan dimulai pukul 13.11 WIB, petugas menggunakan teknik penyelamatan pada beda ketinggian untuk mengevakuasi korban ke tempat yang lebih aman. Kemudian, pada pukul 14.14 WIB kedua korban berhasil dievakuasi. Salah satu korban yang mengalami mengalami patah tulang kaki segera dibawa ke Rumah Sakit Mintoharjo untuk mendapatkan penanganan medis.

Setelah berhasil dievakuasi, salah satu korban yang mengalami patah tulang pada kaki kiri segera dilarikan ke Rumah Sakit Mintoharjo untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut. Sementara itu, korban lainnya mengalami luka ringan. Sebanyak 15 personel dari Sektor Tanah Abang diterjunkan dalam operasi ini dengan menggunakan tiga unit light rescue dan satu ambulans.

"Evakuasi berjalan lancar berkat kerja sama dan koordinasi yang baik," ujar Fadil, Kepala Sektor Tanah Abang. Kedua korban kini dalam penanganan lebih lanjut di Rumah Sakit Mintoharjo. Sementara itu, polisi sedang melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti insiden tersebut agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari. (IA/ZA).