Pemadam Jakarta Berhasil Padamkan Tiga Kapal Terbakar di Muara Baru Ujung

Kapal ikan di jalan Muara Baru Ujung, Kelurahan Penjaringan, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, terbakar. Saat petugas tiba di lokasi kebakaran, api sudah melahap tiga kapal.

Jakarta, 6 Mei 2024—Tiga kapal ikan di jalan Muara Baru Ujung, Kelurahan Penjaringan, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, terbakar pada Minggu (6/5) sore. Kemudian warga yang melihat kejadian tersebut segera menghubungi #PemadamJakarta untuk meminta bantuan pemadaman. Menindaklanjuti laporan tersebut #PemadamJakarta segera mengerahkan unit dan personel menuju lokasi kejadian. 

Saat petugas tiba di lokasi kebakaran, api sudah melahap tiga kapal. Api diduga muncul setelah adanya ledakan dari mesin pendingin saat sedang bongkar muat ikan. Menurut keterangan saksi api hanya membakar satu kapal, namun merembet hingga membakar dua kapal di sekitarnya. Adapun tiga kapal penangkap ikan yang terbakar ialah KM Rezeki Melimpah 18, KM Bahari, dan KM Rezeki Malindo.

Pada pukul 14.57 WIB operasi pemadaman dimulai, Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakararan dan Penyelamatan Kota Administrasi Jakarta Utara, Abdul Wahid memaparkan, petugas sempat mengalami kesulitan saat melakukan pemadaman dikarenakan angin yang sangat kencang membuat api cepat merambat. Namun, #PemadamJakarta dapat menyiasati hal tersebut, hingga pukul 15.43 WIB api berhasil dilokalisir perambatannya. Setelah itu, proses pemadaman masuk ke tahap pendinginan untuk mengurai material yang mudah terbakar agar tidak menyisakan api maupun asap. 

Hingga pukul 22.29 WIB (5/5) operasi pemadaman sempat dinyatakan selesai. Namun, keesokan harinya, pada pukul 16.11 WIB, petugas #PemadamJakarta mendapatkan informasi terdapat penyalaan api kembali pada Senin (6/5) sore. Menindaklanjuti informasi tersebut, petugas kembali mengerahkan 5 unit dan 25 personel untuk melakukan pemadaman. Setelah itu, proses pemadaman dinyatakan selesai pada pukul 23.00 WIB (6/5). Dalam kejadian ini, petugas mengevakuasi 3 korban jiwa yang diduga terjebak dalam kapal saat terjadi penyalaan api kembali.